Pelajaran 1Metode pemulihan sidik jari laten: bubuk, fumigasi cyanoacrylate, sumber cahaya alternatif, mengangkat dan mengemas sidik jariBagian ini merinci pencarian dan pengembangan sidik jari laten menggunakan bubuk, fumigasi cyanoacrylate, dan sumber cahaya alternatif, kemudian mengangkat, melabeli, dan mengemas sidik jari yang dikembangkan untuk melestarikan detail punggungan dan nilai bukti.
Selecting appropriate fingerprint powdersCyanoacrylate fuming workflowsUsing ALS to locate latent printsLifting with tape, hinge lifters, gelsLabeling and packaging lifted printsAvoiding contamination and overdevelopmentPelajaran 2Bukti tanda alat dan titik masuk: mendokumentasikan jendela/bingkai rusak, pengumpulan fragmen alat, menuang dan fotografiBagian ini membahas pengenalan dan dokumentasi tanda alat dan titik masuk, termasuk memotret bingkai dan kunci rusak, menuang kesan alat, mengumpul fragmen alat, dan melestarikan permukaan untuk perbandingan kemudian.
Surveying doors, windows, and framesClose-up photography with oblique lightCasting tool marks with silicone or dental stoneCollecting and packaging tool fragmentsProtecting marked surfaces from handlingRecording measurements and orientationPelajaran 3Pengemasan dan pelabelan bukti biologis: amplop bukti, wadah bernapas untuk item basah, pengusapan vs pengumpulan massalBagian ini menjelaskan cara memilih dan melabeli kemasan untuk bukti biologis, menekankan wadah bernapas, pemisahan item basah dan kering, pengusapan versus pengumpulan massal, dan pelabelan yang mendukung analisis laboratorium kemudian.
Choosing envelopes, bags, and boxesUsing breathable containers for wet itemsSwabbing versus bulk item submissionPreventing mold and cross-contaminationLabeling for source, location, and hazardsSealing methods and tamper-evident tapePelajaran 4Bukti jejak kaki dan kesan: teknik menuang (batu gigi, silikon), fotografi dengan skala, pemulihan sidik jari parsialBagian ini berfokus pada pencarian, dokumentasi, dan pemulihan bukti jejak kaki dan kesan lainnya, termasuk fotografi dengan skala, menuang dengan batu gigi atau silikon, mengangkat sidik jari parsial, dan melindungi kesan dari kerusakan.
Searching for latent and visible impressionsPhotographing impressions with scalesCasting with dental stone outdoorsSilicone and gel casting for delicate printsLifting dusty or partial footwear marksProtecting impressions from weather and trafficPelajaran 5Dokumen yang dipertanyakan dan bukti kertas: menangani file kasus tercetak, mengamankan asli vs salinan, menghindari kerusakan panas/lembabBagian ini membahas penanganan dokumen yang dipertanyakan dan bukti kertas, termasuk mengamankan asli, membatasi penanganan, menghindari panas dan kelembaban, mengemas file kasus tercetak, dan mendokumentasikan kerusakan atau perubahan yang sudah ada.
Recognizing document evidence typesMinimizing handling and using supportsSeparating originals from working copiesPackaging to prevent folds and tearsAvoiding heat, light, and moisture damageDocumenting existing marks and alterationsPelajaran 6Pengumpulan bukti jejak: pengangkatan pita, penyedotan, penjepit, pengambilan sampel partikel, menghindari kontaminasiBagian ini merinci metode pengumpulan bukti jejak seperti serat, rambut, dan partikel menggunakan pengangkatan pita, penyedotan, dan penjepit, sambil meminimalkan kontaminasi dan melestarikan hubungan spasial untuk interpretasi.
Prioritizing trace evidence at scenesTape lifts: selection and applicationVacuum collection and filter handlingTweezers and micro-spatula techniquesPackaging trace from different substratesContamination control and field blanksPelajaran 7Daftar periksa bukti komprehensif untuk TKP kantor: kaca, tekstil, kesan jejak kaki, tanda alat, serat, cairanBagian ini menyediakan daftar periksa terstruktur untuk TKP kantor, memastikan identifikasi dan pengumpulan kaca, tekstil, kesan jejak kaki, tanda alat, serat, dan cairan biologis secara sistematis tanpa mengabaikan bukti jejak kritis.
Pre-entry planning and PPE selectionSystematic room-by-room walkthroughChecklist for glass and broken fixturesChecklist for textiles, papers, and fabricsChecklist for footwear and tool marksChecklist for fluids, hairs, and fibersPelajaran 8Bukti kaca dan benda rusak: dokumentasi pola patah, pencocokan tepi, pengumpulan dan pengemasan pecahanBagian ini membahas identifikasi dan pengumpulan bukti kaca dan benda rusak, termasuk dokumentasi pola patah, penilaian arah gaya, pencocokan tepi, dan pengemasan pecahan secara aman untuk melestarikan potensi rekonstruksi.
Photographing glass in situRadial and concentric fracture patternsDirection-of-force interpretation basicsEdge matching and reconstruction stepsCollecting and packaging glass shardsSafety measures when handling sharp glassPelajaran 9Darah dan cairan biologis: pengujian presumtif, pengumpulan aman, teknik pengusapan, pengeringan, pengemasan dan pertimbangan rantai dinginBagian ini menjelaskan pengenalan dan penanganan aman darah dan cairan biologis, pengujian presumtif, teknik pengusapan dan pemotongan, prosedur pengeringan, pengemasan, dan praktik rantai dingin yang melestarikan DNA dan meminimalkan risiko kesehatan.
Scene safety and PPE for biohazardsLocating and documenting bloodstainsPresumptive tests for blood and semenSwabbing, cutting, and scraping methodsDrying biological samples before packingCold-chain planning and documentationPelajaran 10Penyimpanan dan transportasi bukti: ruang bukti, pendinginan untuk biologis, transportasi perangkat elektronik secara amanBagian ini membahas penyimpanan aman dan transportasi bukti fisik, biologis, dan digital, termasuk pengendalian ruang bukti, pendinginan, pilihan pengemasan, dan prosedur yang mencegah degradasi, kehilangan, atau perubahan selama perpindahan.
Evidence room access and loggingShort- and long-term storage optionsRefrigeration and freezing of biologicalsPackaging for safe transport in vehiclesTransporting electronic devices safelyMonitoring temperature and chain of custody