Pelajaran 1Jalur serat putih: fasciculus arcuate, fasciculus uncinate, fasciculus longitudinal superior — peran dalam pengulangan dan integrasiBagian ini menganalisis traktus serat putih utama, termasuk arcuate, uncinate, dan superior longitudinal fasciculi, menggambarkan anatomi, konektivitas, dan peran dalam pengulangan, integrasi leksikal-semantik, dan aliran bahasa dorsal-ventral.
Fasciculus arcuate dan sirkuit pengulanganFasciculus longitudinal superior dan aliran dorsalFasciculus uncinate dan integrasi semantikFasciculus fronto-okipital inferior dalam membacaSindrom diskoneksi dan afasia konduksiPelajaran 2Jalur pemrosesan pendengaran untuk persepsi bicara: dari koklea ke nukleus batang otak ke korteks auditori primer dan pemrosesan tingkat tinggiBagian ini melacak jalur pendengaran untuk bicara, dari koklea melalui nukleus batang otak dan talamus ke korteks auditori primer dan sekunder, merinci analisis temporal dan spektral, pemetaan fonemik, dan diferensiasi awal bicara-nonbicara.
Transduksi koklea dan dekomposisi frekuensiNukleus batang otak dan pemrosesan binauralBadan genikulat medial dan gating talamikKorteks auditori primer dan pengkodean fonemikArea auditori sekunder dan parsing bicara-nonbicaraPelajaran 3Urutan saraf bertahap saat mendengar pertanyaan dan menjawab keras: dekoding auditori, pemahaman, formulasi, perencanaan motorik, eksekusi, dan pemantauan umpan balikBagian ini mengikuti urutan saraf dari mendengar pertanyaan hingga menjawab keras, mencakup dekoding auditori, pemahaman, formulasi konseptual, seleksi leksikal, perencanaan motorik, eksekusi, dan pemantauan umpan balik di jaringan terdistribusi.
Dekoding auditori pertanyaan lisanTahap pemahaman sintaksis dan semantikKonseptualisasi dan formulasi pesanPengkodean fonologis dan perencanaan motorikEksekusi, pemantauan, dan koreksi kesalahanPelajaran 4Korteks sensori-motorik primer: korteks motorik primer (area motorik bicara), korteks somatosensori primer, korteks auditori primerBagian ini meninjau korteks motorik primer, somatosensori, dan auditori, menekankan sifatosik, somatotopi dan tonotopi, serta bagaimana area primer ini mendukung artikulasi, umpan balik bicara, dan integrasi dengan wilayah bahasa tingkat tinggi.
Somatotopi area motorik bicara primerRepresentasi orofasial di korteks somatosensori primerPeta tonotopi di korteks auditori primerKolom kortikal dan sifatobiotekstur di M1 dan S1Integrasi umpan balik sensorik selama artikulasiPelajaran 5Kontribusi hemisfer kanan: prosodi, pragmatik, pemrosesan tingkat wacana, aspek visuo-spasial dan afektifBagian ini memeriksa peran hemisfer kanan dalam prosodi, pragmatik, wacana, dan pemrosesan visuo-spasial dan afektif, menyoroti koordinasi interhemisferik dan sindrom klinis akibat kerusakan hemisfer kanan yang memengaruhi komunikasi.
Pemrosesan prosodi akustik dan linguistikInferensi pragmatik dan implikatur percakapanMakrostruktur wacana dan pembangunan koherensiKonteks visuo-spasial dalam isyarat komunikasiProsodi afektif dan interpretasi emosionalPelajaran 6Wilayah asosiasi dan multimodal: gyrus frontal inferior, gyrus temporal superior, gyrus angular dan supramarginalisBagian ini berfokus pada wilayah asosiasi dan multimodal, termasuk gyrus frontal inferior, temporal superior, angular, dan supramarginalis, menjelaskan peran dalam fonologi, semantik, sintaksis, membaca, dan integrasi lintas-modal untuk bahasa.
Gyrus frontal inferior dan memori kerja fonologisGyrus temporal superior dan akses leksikalGyrus angular dalam integrasi semantik dan konseptualGyrus supramarginalis dalam pemetaan fonologisKonvergensi multimodal dan jaringan membacaPelajaran 7Kontrol saraf keluaran motorik bicara: perencanaan kortikal, traktus kortikobulbar, nukleus saraf kranial (V, VII, IX, X, XII) dan eksekusi motorikBagian ini menjelaskan kontrol saraf keluaran motorik bicara, dari perencanaan kortikal melalui traktus kortikobulbar ke nukleus saraf kranial, merinci eksekusi motorik, modulasi refleks, dan mekanisme umpan balik yang mempertahankan bicara lancar dan jelas.
Perencanaan kortikal di wilayah premotor dan SMAOrganisasi dan lateralitas traktus kortikobulbarNukleus saraf kranial untuk muskulatir bicaraEksekusi motorik dan waktu artikulatoriKontrol umpan balik auditori dan somatosensoriPelajaran 8Struktur subkortikal dan serebelum: ganglia basal, talamus, kontribusi serebelum terhadap waktu bicara, pembelajaran motorik dan prosodiBagian ini mengeksplorasi ganglia basal, talamus, dan serebelum dalam bicara, menekankan waktu, pembelajaran motorik, prosodi, dan inisiasi, serta menghubungkan disfungsinya dengan disartria, gagap, hipofonia, dan pola bicara ataksik.
Loop ganglia basal dan inisasi bicaraRelay talamik dan modulasi sinyal bahasaWaktu serebelum dan koordinasi artikulatoriPembelajaran dan adaptasi motorik dalam bicaraKontribusi subkortikal terhadap kontrol prosodiPelajaran 9Pusat bahasa kortikal: area Broca (batas anatomi, sifatobiotekstur) dan area WernickeBagian ini merinci pusat bahasa kortikal, menekankan area Broca dan Wernicke, batas anatomi, sifatobiotekstur, konektivitas, dan kontribusi berbeda terhadap perencanaan bicara, sintaksis, akses leksikal, dan pemahaman.
Batas anatomi area BrocaSifatobiotekstur korteks bahasa frontal inferiorBatas anatomi area WernickeKorteks temporal posterior dan semantik leksikalKonektivitas fungsional antara Broca dan Wernicke