Pelajaran 1Dasar-dasar Doppler: color Doppler, power Doppler, pulsed-wave (PW) Doppler, gambaran continuous-wave (CW)Bagian ini memperkenalkan color, power, pulsed-wave, dan continuous-wave Doppler. Peserta meninjau prinsip hemodinamik dasar, aliasing, serta kapan setiap mode Doppler tepat digunakan dalam penilaian vaskular dan jantung rutin.
Dasar efek Doppler dan arah aliranPrinsip color Doppler dan peta warnaSensitivitas dan penggunaan power DopplerAplikasi pulsed-wave DopplerIndikasi continuous-wave DopplerPelajaran 2Harmonik, pencitraan komposit, pengurangan speckle: kapan mengaktifkan dan efek yang diharapkanBagian ini membahas pencitraan harmonik jaringan, pencitraan komposit spasial, dan filter pengurangan speckle. Peserta mengidentifikasi kapan mengaktifkan setiap opsi, mengenali perubahan gambar yang diharapkan, serta menghindari artefak overprocessing.
Indikasi pencitraan harmonik jaringanEfek harmonik pada resolusi dan noiseManfaat pencitraan komposit spasialFilter pengurangan speckle dan batasannyaMenyeseimbangkan detail dengan pengendalian artefakPelajaran 3Kontrol mesin dan preset: preset, kedalaman, gain, time-gain compensation (TGC), dynamic range, zona fokusBagian ini merinci kontrol mesin inti termasuk preset, kedalaman, gain keseluruhan, TGC, dynamic range, dan zona fokus. Peserta berlatih knobologi sistematis untuk memperoleh gambar B-mode yang seimbang dan diagnostik secara cepat dalam berbagai skenario.
Memilih dan memodifikasi preset pemeriksaanPenyesuaian kedalaman dan bidang pandangGain keseluruhan versus pembentukan TGCDynamic range dan kontras gambarJumlah dan penempatan zona fokusMenyimpan preset pengguna dan recallPelajaran 4Pemilihan frekuensi dan penetrasi: memilih MHz untuk pindaian abdomen, pelvis, dan vaskularBagian ini membahas cara memilih frekuensi transmisi yang tepat untuk berbagai wilayah tubuh. Peserta menghubungkan pemilihan MHz dengan penetrasi, resolusi, dan kebiasaan tubuh pasien untuk pemeriksaan ultrasonografi abdomen, pelvis, dan vaskular.
Prinsip frekuensi versus penetrasiMemilih MHz untuk pencitraan abdomenPilihan frekuensi untuk pindaian pelvisRentang frekuensi untuk studi vaskularMenyesuaikan untuk kebiasaan tubuh dan kedalamanPelajaran 5Beamforming dan fokus: pengaturan zona fokus serta single vs multiple foci untuk kejernihan gambarBagian ini menjelaskan konsep beamforming dan pengaruh zona fokus terhadap resolusi lateral. Peserta membandingkan zona fokus tunggal versus ganda, memahami dampak frame rate, serta mempelajari penempatan fokus praktis untuk organ utama.
Dasar beamforming transmisi dan penerimaanKedalaman fokus dan resolusi lateralZona fokus tunggal versus gandaTrade-off fokus dan frame ratePenempatan fokus terbaik berdasarkan anatomiPelajaran 6Fisika ultrasonografi fundamental: propagasi suara, frekuensi, panjang gelombang, atenuasi, trade-off resolusiBagian ini meninjau bagaimana gelombang suara merambat melalui jaringan, hubungan frekuensi dan panjang gelombang, serta bagaimana trade-off atenuasi dan resolusi memengaruhi kualitas gambar. Peserta menghubungkan konsep fisika langsung dengan pilihan pindaian sehari-hari.
Sifat gelombang akustik dan terminologiHubungan frekuensi, periode, dan panjang gelombangKecepatan propagasi di jaringan lunakAtenuasi, absorbsi, dan penyebaranTrade-off resolusi aksial dan lateralPelajaran 7Artefak dan pengelolaannya: reverberasi, bayangan, peningkatan, bayangan cermin, anisotropi serta cara mengurangi atau menggunakannyaBagian ini meninjau artefak ultrasonografi umum seperti reverberasi, bayangan, peningkatan, bayangan cermin, dan anisotropi. Peserta belajar mengenali, meminimalkan, atau sengaja menggunakan artefak untuk meningkatkan kepercayaan diagnostik.
Artefak reverberasi dan ekor kometPenyebab bayangan akustikPenggunaan peningkatan akustik posteriorArtefak bayangan cermin dan refraksiAnisotropi pada tendon dan sarafTeknik mengurangi artefak yang tidak diinginkanPelajaran 8Prosedur pemeriksaan kualitas gambar: dasar phantom/QA dan pemeriksaan cepat pra-pindaian pada pasien hidup (preset load, koneksi probe, gel, sweep)Bagian ini menguraikan pemeriksaan kualitas gambar rutin menggunakan phantom dan langkah pra-pindaian cepat pada pasien. Topik mencakup dasar QA, verifikasi preset, koneksi probe, penggunaan gel, dan pemeriksaan sweep sebelum pencitraan diagnostik.
Jenis phantom dan dasar tes QAMemeriksa kedalaman, gain, dan resolusiMemverifikasi pemilihan probe dan kabelAplikasi gel dan penilaian kontakSweep cepat untuk tinjauan gambar globalPelajaran 9Pengaturan dan optimalisasi Doppler: PRF/skala, baseline, wall filter, gain, efek sudut insonasi, penempatan volume sampelBagian ini berfokus pada optimalisasi pengaturan Doppler termasuk PRF atau skala, baseline, wall filter, gain, sudut, dan volume sampel. Peserta berlatih mengurangi aliasing dan noise sambil mempertahankan informasi spektral akurat.
Mengatur PRF atau skala untuk menghindari aliasingPerpindahan baseline dan pilihan tampilanWall filter untuk menghilangkan noise frekuensi rendahPengelolaan gain Doppler dan noiseSudut insonasi dan koreksi sudutUkuran dan penempatan volume sampelPelajaran 10Jenis dan konstruksi transduser: linear, curved (convex), phased array, endocavitary; footprint dan penggunaan klinisBagian ini menjelaskan cara memilih dan menggunakan probe linear, curved, phased array, dan endocavitary. Penekanan pada footprint, rentang frekuensi, dasar konstruksi, serta mencocokkan setiap jenis transduser dengan aplikasi klinis spesifik.
Elemen piezoelektrik dan perumahanFootprint dan indikasi linear arrayCurved array untuk abdomen dan OBPhased array untuk jantung dan interkostalProbe endocavitary dan keamananPerawatan probe, penanganan, dan tanda kerusakan